History of Agriculture

Kerangka pikiran sejarah pertanian
oleh:Wangsit Juniawan
Pada zaman sebelum manusia mengenal budaya,alam adalah tempat mereka menggantungkan hidupnya.Mulai dari cara mereka memenuhi kebutuhan pangan,kehidupan sosial mereka,dan cara mereka hidup sangat bergantung pada alam.Food gathering adalah cara pemenuhan kebutuhan makanan yang dilakukan oleh manusia pada zaman prasejarah.Cara ini dilakukan dengan mengumpulkan makanan langsung dari alam tanpa ada campur tangan pada proses perkembangan dan pertumbuhannya.Kegiatan ini merupakan cikal bakal kegiatan pertanian walaupun belum ada campur tangan dalam proses pengolahannya,namun mereka sudah mengerti bagaimana caranya memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam.Mereka memanfaatkan alam secara autodidak,mereka langsung belajar pada alam.Mereka mengambil  apa yang ada di alam tanpa mengerti caranya menanam atau memproduksi bahan-bahan tersebut,kemudian mereka mengolahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.Cara pengolahannya pun masih sangat sederhana bahkan tak jarang mereka memakan langsung bahan makanan dari alam tanpa mengolahnya,hal ini terjadi karena pola pikir mereka masih sangat sederhana.

Read More...
Sekelompok manusia yang menerapkan food gathering biasanya hidup mengelompok pada daerah yang terdapat sumber makanan dan sumber mata air.Mereka hidup dalam kelompok-kelompok sosial.Mereka hidup berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari sumber makanan jika di daerah tertentu sudah tidak bisa menyediakan bahan makanan(nomaden).Ini adalah cara hidup mereka selama menerapkan food gathering.
Namun dengan seiring berjalannya waktu ketersediaan bahan makanan di alam mulai berkurang.Bahan makanan yang ada di alam lama-kelamaan berkurang karena terus diambil tanpa ditanami kembali.Selain berkurangnya ketersediaan bahan makanan di alam mereka juga mulai dihadapkan pada masalah ketika hidup  berpindah-pindah dengan para wanita dan anak-anak kecil.Ini menjadi kendala,karena para wanita dan anak-anak kecil tidak memungkinkan untuk terus hidup nomaden karena faktor kekuatan fisik kaum perempuan dan anak-anak kecil yang tak sekuat kaum laki-laki.Dengan hal ini kehidupan nomaden tidak mungkin untuk terus dilakukan.
Pada saat itu manusia mulai berpikir dan mencoba bercocok tanam.Mereka mulai hidup menetap atau bermukim di tempat-tempat mereka bercocok tanam (biasanya tinggal di dalam goa).Mereka beralih dari memanfaatkan alam menjadi mengolah alam.Mereka mulai menanam jenis tanaman yang sekiranya menghasilkan bahan makanan.Pada awalnya bercocok tanam berawal dari kebiasaan kaum wanita(ketidak sengajaan) yang membuang biji sembarangan di tanah,biji itu lama-lama tumbuh.Setelah mereka mengetahui hal ini,manusia  mulai bercocok tanam denagan senagaja menanam biji-bijian.Mereka melakukan kegiatan berladang.Untuk mengembangkan kegiatan berladang, manusia membuka ladang-ladang baru.Pada awalnya, mereka menebang atau membakar pohon-pohon dan semak berlukar di hutan sekitarnya.Dengan demikian, terciptalah ladang-ladang baru yang siap ditanami.Dan pada saat inilah kegiatan pertanian yang sesungguhnya dimulai oleh manusia.Yaitu kegiatan mengoalah alam dan memanfaatkan apa yang dihasilkan dari mengolah alam tersebut.
Selain bercocok tanam mereka juga mulai melakukan kegiatan peternakan.Mereka mulai melakukan kegiatan peternakan dengan menjinakan berbagai hewan liar.Pada awalnya manusia memlihara hewan-hewan liar dengan dibiarkan di alam terbuka,mereka hanya memberi makan pada hewan ternak mereka.Namun lama-kelamaa mereka berpikir untuk membuat tempat untuk hewan-hewan ternak mereka dengan cara membuat kandang.Manusia terus mengembangkan usaha ternaka mereka.Pada mulanya mereka hanya memanfaatkan hasil dari beternak untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.Dengan semakin berkembangnya pola pikir mereka,manusia mulai memanfaatkan untuk kebutuhan lain contohnya adalah pemanfaatan kerbau bule untuk upacara-upacara adat.
Sejalan dengan perkembanagan budaya manusia purba pola pikir mereka pun semakin maju,interaksi sosial mereka terus meningkat,dan yang paling penting adalah cara mereka dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.Lahan-lahan pertanian semakin banyak,budidaya tanaman pun semakin beragam.Manusia tak sekedar mengambil dan memanfaatkan alam tapi mereka mengolah dan terus memeperbarui alam.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah paling dasar alasan manusia memulai pertanian karena mereka membutuhkan pangan untuk mempertahankan hidup mereka.Ketika mereka butuh,alam menyediakannya secara bebas manusia hanya mengambil tanpa ikut campur dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya.Selama kegiatan ini cara hidup manusia adalah selalu berpindah-pindah(nomaden).Namun alam tak selamanya mampu menyediakan kebutuhan manusia,ketersedian bahan pangan di alam mulai berkurang.Manusia mualai berpkir untuk mengolah alam dengan cara berccocok tanam.Hal ini adalah awal pertanian yang sesungguhnya,karena manusia sudah mampu mengoalah alam bukan hanya sebatas memanfaatkan yang ada.Dalam hal ini cara hidup mereka sudah mulai menetap di goa-goa.Jadi pertanian dimulai ketika alam tak mampu memenuhi kebutuhan manusia,kemudian mereka berpikir untu mengolah alam dan memanfaatkan hasilnya.

Komentar

Postingan Populer